FINANCIAL MASTERY

FINANCIAL MASTERY

Income ada tiga:

1.    Aktif Income

Income yang kita dapat dengan kita bekerja.

2.    Pasif Income

Income yang kita dapat tanpa kita bekerja (Tidurpun uangnya bertambah)

2.1.        Paper Aset: deposito, reksadana, saham, obligasi, hak royalti

2.2.        Properti: sewaan, bagi hasil

2.3.        Bisnis yang autopilot. Bisnis yang jalan tanpa pemilik.

 

3.    Portfolio income atau capital gain

Income yang kita dapat dari kenaikan dari harta kita.

Contoh: beli rumah 1M lalu 10 tahun kemudian naik menjadi 10M. Sambil tidur harta naik Rp 9M tanpa sadar.

 

 

BAGAIMANA MENGATUR INCOME BULANAN?

 

ASET ALOKASI LENGKAP

 

·     Sejumlah uang minimal 10% dari total seluruh pendapatan disimpan untuk hari tua (cari investasi yang aman dan menguntungkan)

·      Sejumlah uang minimal 10% dari total seluruh digunakan untuk investasi leher ke atas (belajar). Kepandaian hanya DIMONOPOLI oleh siapapun yang mau belajar.- Tung Desem Waringin.

·       Sejumlah uang minimal 10% dari total seluruh digunakan untuk amal.

·  Sejumlah uang minimal 10% dari total seluruh digunakan untuk bayar hutang/cadangan sampai dengan 6 bulan gaya hidup atau investasi yang tumbuh dan menguntungkan.

·  Sejumlah uang minimal 10% dari total seluruh digunakan untuk alokasi kesenangan.

·    Sejumlah uang maksimal 50% dari total seluruh digunakan untuk dihabiskan (kebutuhan hidup)

         

BILA MAU EARNMORE

Pasif income harus lebih bfesar dari Gaya Hidup. Makin lama makin nikmat, tidurpun dapat uang.

PRINSIP UTANG

Bila mau berhutang untuk mulai bisnis/mulai beli properti, yaitu:….

1.    Hutang sebelum perlu dan butuh.

2.    Hutang lebih banyak dari yang dibutuhkan.

3.    Jelaskan hutang untuk apa?

4.    Ketika hutang bayar lebih cepat dari yang ditentukan.

 

CARA DAPAT MASIF INCOME

Cara mendapatkan masif income, kita harus fokus Nilai Tambah dan Faktor Kali dan Rela Berbagi. Orang-orang yang sangat kaya mendapatkan masif income karena mereka fokus:

·    Sekali kerja untung sangat besar, seperti mengerjakan proyek-proyek besar, membangun jalan tol, membangun lapangan udara, rumah sakit, menjual senjata berat, pesawat terbang, kapal pesiar, dll.

·     Beberapa kali kerja dengan untung yang besar, seperti menjadi developer rumah mewah, importir mobil mewah, dll.

·      Mengerjakan atau menjual sesuatu dengan untung kecil tetapi kepada banyak orang dan berkali-kali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pokok-Pokok pikiran dalam BPUPK

D. Indonesia pasca-VOC: Masuknya Pengaruh Prancis dan Pendudukan Inggris

Kisi-Kisi UH 1 Sejarah kelas X (Pengaruh Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia)