E. Masa Kekuasaan Belanda Kedua (1816-1942)

Konvensi London mengembalikan hak Belanda atas Nusantara. Untuk menyelamatkan negeri Belanda dari krisis, diutuslah Johannes van den Bosch sebagai gubernur jenderal yang baru untuk menyelamatkan negara dari kebangkrutan.


Kebijakan Tanam Paksa (Cultururstelsel): Johannes van den Bosch (1830-1870)

Bosch menghapus sistem sewa tanah era Raffles dan menerapkan Cultuurstelsel. Artinya, rakyat dipaksa menanam tanaman-tanaman ekspor dan hasilnya dijual kepada Belanda.


Kebijakan Pintu Terbuka

Kebijakan pintu terbuka tidak lain merupakan penerapan sistem ekonomi liberal/kapitalisme di Indonesia. Tujuan kebijakan ini adalah membuka seluas-luasnya bagi pihak swasta untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Bagi rakyat Indonesia, kesempatan ekonomi yang baru terbuka itu tidak membawa dampak apa pun selain penderitaan yang semakin besar.

1)    Eksploitasi manusia

2)    Eksploitasi agraria


3.    Politik Etis: 1901

Politik etis mencakup dua bidang, yaitu politik dan ekonomi. Dalam bidang politik, para penggagas politik etis menyerukan segera diterapkannya kebijakan desentralisasi. Sementara itu, politik etis dalam bidang ekonomi diterjemahkan ke dalam kebijakan Trias van Deventer.

Ratu Wilhelmina mengakui pentingnya tanggung jawab moral pemerintah Belanda terhadap kaum pribumi Hindia-Belanda.

Trias van Deventer

a.    Irigasi (pengairan), yaitu membangun dan memperbaiki pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian.

b. Migrasi, yaitu mengajak rakyat untuk bertransmigrasi sehingga terjadi keseimbangan jumlah penduduk.

c.     Edukasi, menyelenggarakan pendidikan dengan memperluas bidang pengajaran dan pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pokok-Pokok pikiran dalam BPUPK

D. Indonesia pasca-VOC: Masuknya Pengaruh Prancis dan Pendudukan Inggris

Kisi-Kisi UH 1 Sejarah kelas X (Pengaruh Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia)